A Bridge to the Job Market: The Urgency of Curriculum Policy at Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon
Keywords:
Adaptabilitas; Kompetensi Lulusan; Kurikulum; Pasar Kerja; Penjaminan Mutu; Tata Kelola;Abstract
This policy paper describes that comprehensively identifies and analyzes the issue of misalignment between the competencies of IAKN Ambon graduates and job market needs. The main problems outlined include three aspects: an unadaptive curriculum, minimal strategic collaboration with industry, and suboptimal human resource development policies for lecturers. The current curriculum focuses too much on theory, with rigid governance, minimal labor market data, and weak initiative from study program units. This is exacerbated by limited institutional collaboration with the industrial sector, private companies, and non-governmental organizations, resulting in students lacking practical experience and professional insight. Furthermore, lecturer competency development is not a top priority, hampering teaching innovation and research relevance. This paper uses qualitative methods with a descriptive analysis approach and literature review. The author collected and reviewed data from various primary and secondary sources, such as scientific journals, books, research reports, and relevant online articles. The collected data were analyzed descriptively to identify root causes and interrelated patterns, then synthesized to formulate a coherent argument. Thus, this abstract presents a holistic picture of the challenges faced by IAKN Ambon and provides a basis for future improvement efforts.
Downloads
References
Handoko, R. (2022). Urgensi data dalam pengambilan keputusan kurikulum di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(1), 22–35.
Kriyantono, R. (2021). Manajemen reputasi perusahaan: Konsep, riset, dan strategi. Prenada Media.
Lestari, A., & Wijaya, S. (2021). Kesenjangan antara kurikulum perguruan tinggi dan kebutuhan pasar kerja di era digital. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 89–101.
Mahendra, A. (2023). Analisis Keterlibatan Stakeholder Eksternal dalam Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(1), 45–58.
Nugraha, A. (2021). Urgensi riset pasar kerja bagi relevansi kurikulum pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan Tinggi, 14(3), 112–125.
Nugroho, A., & Pratama, B. (2020). Analisis Kebutuhan Data Pasar Kerja untuk Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan Tinggi, 12(1), 34–45.
Nurcholis, A., & Hidayat, M. (2021). Sentralisasi kebijakan kurikulum di perguruan tinggi keagamaan dan dampaknya terhadap relevansi pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 89–102.
Prabowo, A. (2020). Dampak tata kelola pendidikan terhadap relevansi kurikulum perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Tinggi, 12(3), 112–125.
Prasetyo, B., & Hidayat, A. (2020). Manajemen sumber daya manusia dosen di perguruan tinggi keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 1–15.
Prasetyo, B. (2020). Kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri 4.0. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 45–58.
Putra, S. (2021). Kajian kebijakan pengembangan karir dosen di perguruan tinggi keagamaan negeri. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 45–58.
Ruma, N. (2022). Analisis Kemitraan Strategis Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN) dengan Sektor Industri. Jurnal Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen, 10(1), 56–68.
Santoso, B. (2021). Inisiatif prodi dalam pengembangan kurikulum: Studi kasus di perguruan tinggi keagamaan. Jurnal Pendidikan Tinggi, 14(2), 78–90.
Setiawan, R. (2020). Kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Jurnal Pendidikan Tinggi, 12(1), 45–56.
Setyadi, D., & Wulandari, A. (2022). Peran evaluasi kurikulum berbasis data dalam meningkatkan relevansi pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 10(2), 78–90.
Setyawan, R. (2021). Akses Data Pasar Kerja dan Relevansi Kurikulum Pendidikan Tinggi. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 78–90.
Setyoadi, B. (2022). Analisis relevansi kurikulum pendidikan tinggi terhadap kebutuhan industri 4.0. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(1), 34–45.
Suharto, B. (2021). Kesenjangan antara kurikulum perguruan tinggi dan kebutuhan industri: Tinjauan dari perspektif pengambilan keputusan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(3), 112–125.
Suryono, A., & Utomo, B. (2021). Kajian birokrasi dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi di era industri 4.0. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 45–58.
Susanto, A. (2020). Peran Lembaga Penjaminan Mutu dalam peningkatan relevansi kurikulum perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 15(1), 22–35.
Sutrisno, A., & Gunawan, B. (2021). Kemitraan strategis perguruan tinggi dan industri dalam meningkatkan relevansi kurikulum. Jurnal Pendidikan Vokasi, 15(2), 89–101.
Sutrisno, R. (2020). Manajemen kurikulum proaktif dalam menghadapi dinamika industri. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 34–45.
Utomo, B. (2019). Pentingnya analisis kebutuhan pasar kerja dalam reformasi kurikulum perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Tinggi Vokasi, 12(1), 22–35.
Wibisono, S. (2021). Manajemen penjaminan mutu di perguruan tinggi: Studi kasus kurikulum. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(3), 112–125.
Wibowo, A. (2020). Adaptasi kurikulum perguruan tinggi keagamaan di era disrupsi teknologi. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 7(3), 112–124.
Wibowo, A., & Susilo, B. (2019). Analisis kebutuhan pasar kerja terhadap lulusan IAKN di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 112–125.
Wibowo, S., & Nugroho, R. (2023). Akses data pasar kerja dan relevansi kurikulum perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Tinggi, 15(1), 45–58.
Wijaya, R. (2020). Analisis kontribusi kemitraan industri terhadap pengembangan kurikulum di perguruan tinggi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 34–45.
Wulandari, D., & Santoso, R. (2020). Kajian data kebutuhan industri sebagai dasar pengembangan kurikulum. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 78–90.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lani Tomasila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




