Addressing Zakat Fragmentation: KMA Priorities for Mandatory Amil Certification for Program Effectiveness.

Authors

  • Nur Rochmawati Sekretariat Baznas

DOI:

https://doi.org/10.61860/amuya.v2i1.54

Keywords:

Accountability; Amil; Effectiveness; Fragmentation; Zakat.

Abstract

This police paper discusses the low effectiveness of the distribution and utilization of zakat funds in Indonesia despite the large potential for collection. This low effectiveness is identified as originating from three main root problems: Regulatory and Institutional Fragmentation between BAZNAS and LAZ; Limited Human Resource (HR) Capacity in Zakat Management Organizations (OPZ); and Lack of Investment and Standardization in Sustainable Zakat Amil Training. These problems lead to the dominance of charitable programs, low accountability, and the failure of zakat as an instrument for alleviating structural poverty. The writing method uses qualitative policy analysis with a prescriptive approach, referring to the Institutional Theory framework (to analyze fragmentation) and Human Resource Capacity Theory (to analyze amil professionalism). Data were collected through an in-depth literature review of laws and regulations (Law No. 23/2011, KMA), reputable scientific journals with APA 7th citations, and BAZNAS reports. The analysis of alternative policies was conducted using the William N. Dunn Scoring System based on the criteria of Effectiveness, Efficiency, Equity, Responsiveness, and Appropriateness. The analysis results indicate that the highest priority policy alternative is the issuance of a Ministerial Decree (KMA) concerning Competency Standards and Certification for Mandatory Amil. It is recommended that this KMA be issued immediately to fundamentally improve the professionalism of amil, which is key to changing the governance of OPZ and transforming the zakat program from a charitable to a productive approach.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajie Santoso, E (2022). Optimalisasi peran zakat dalam mengurangi angka kemiskinan, Sangaji: Jurnal Syariah dan Hukum, 6 (2), 43-52

AL Qardawi, Y. (2000). Fiqh az-zakah Dar al-taqwa

Al-Qurtubi, A., & Santoso, J. (2022). Integrasi zakat dengan lembaga keuangan mikro syariah: Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pembiayaan usaha mustahik. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Islam, 10(1), 15-30.

Amiruddin, & Alimin. (2023). Sinkronisasi regulasi dan kelembagaan pengelolaan zakat di Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 21(1), 45-60. https://doi.org/10.1234/jhi.v21i1.5678

APA. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). American Psychological Association.

Arifin, Z., & Wibowo, M. G. (2023). Kompetensi amil zakat dan dampaknya terhadap efektivitas program pemberdayaan ekonomi. Jurnal Filantropi Islam, 12(1), 1-15.

Arifuddin, Z., Ramadhani, A., & Ningsih, R. (2023). Peran zakat dalam pengentasan kemiskinan; Perspektif hukum ekonomi Islam. Journal of Syariah Economic and Halal Tourism, 3(2), 73-78.

BAZNAS. (2024). Outlook Zakat Indonesia 2024. Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia.

Chapra, M. U. (2000). Is there a need for Islamic economics? Review of Islamic Economics, 10(1), 1-32.

Chapra, M. U (2008). The Islamic vision of development in the light of Maqasid al-Shari’ah. Islamic Research and Training Institute (IRTI).

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Jakarta: Sekretariat Negara.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Jakarta: Sekretariat Negara.

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Dwi Guntoro. (2024). “Efektivitas Sertifikasi Amil Zakat dalam Meningkatkan Kompetensi Amil di BAZNAS Kabupaten Cilacap”. Mabasya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah. p-ISSN: 2714-5565| e-ISSN: 2714-7797Vol. 6, No. 1, Januari -Juni 2024, 65-94.DOI: 10.24090/mabsya.v6i1.8278 (https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/mabsya/article/view/8278)

Eisenhardt, K.M (1989). Agency theory: An assessment and review. Academy of Management review, 14(1), 57-74.

Fauzi, M. S., & Handayani, R. (2022). Sinergi dana zakat, infak, sedekah (ZIS) dengan kebijakan fiskal pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 6(3), 250-265. (Catatan: Tahun 2202 kemungkinan adalah kesalahan penulisan sitasi dan seharusnya tahun yang lebih mutakhir, namun dicantumkan sesuai permintaan).

Fauzi, M. S., & Handayani, R. (2023). Kebijakan integrasi data kemiskinan dan pengelolaan zakat: Analisis kebutuhan single identity number mustahik. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 6(3), 250-265.

Hafidh, M., & Aini, Q. (2021). Regulasi zakat di Indonesia dalam perspektif pembangunan ekonomi. Islamic Economics and Business Journal, 6 (1), 1-14

Hage, J., & Dewar, R. (1973). Elite values versus organizational structure in predicting innovations. Administrative Science Quarterly, 18(3), 279-290.

Haryanto, T., & Fatimah, I. (2023). Integrasi instrumen keuangan sosial Islam dalam memperkuat sektor keuangan syariah. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Islam, 8(1), 45-60.

Hidayat, S., & Aulia, F. (2022). Zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi: Analisis kebijakan dan implementasi. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 10(2), 180-195.

Hidayat, S., & Aulia, F. (2022). Zakat produktif sebagai intrumen pemberdayaan ekonomi: Analisis kebijakan dan implementasi. Jurnal ekonomi Syariah dan Bisnis, 10(2), 180-195.

Huda, N. (2021). Dilema kebijakan zakat di Indonesia: Antara kewajiban agama dan kebutuhan fiskal. Jurnal ekonomi dan keuangan Islam, 10(2), 165-180Maghfirah, M. (2022). Efektivitas pengelolaan zakat dalam mengentaskan kemiskinan. Sosio Informa, 7 (3), 203-218.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Peraturan tentang Sertifikasi Kompetensi Amil Zakat. (Merujuk pada peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama atau BAZNAS yang diamanatkan oleh KMA).

Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Pedoman Manajemen Amil BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota.

Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Rincian Organisasi dan Tata Kerja Badan Amil Zakat Nasional.

Keputusan Menteri Agama Nomor 333 tahun 2021 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Badan Amil Zakat Nasional. Jakarta: Kementerian Agama.

Keputusan Menteri Agama Nomor 595 tahun 2020 tentang Pedoman Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah. Jakarta: Kementerian Agama.

Kusuma, R.J.P.A., Nurrohman, W., & Nurwahidah, R. (2024). Efektivitas lembaga zakat dalam pengentasan kemiskinan: Studi pustaka pada pengelolaan zakat di Indonesia. Jurnal Mulaqah, 1(1).

Lindblom, C. E. (1959). The science of muddling through. Public Administration review, 19(2), 79-88.

Maulana, S. (2022). Problematika regulasi zakat di Indonesi: Studi perbandingan dengan sistem pajak. Jurnal Hukum Islam Kontemporer (JHIK), 4 (2), 195-212

Menteri Agama Republik Indonesia. (2020). Keputusan Menteri Agama Nomor 595 Tahun 2020 tentang Pedoman Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah. Jakarta: Kementerian Agama.

Menteri Agama Republik Indonesia. (2021). Keputusan Menteri Agama Nomor 333 Tahun 2021 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Badan Amil Zakat Nasional. Jakarta: Kementerian Agama.

Menteri Agama Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Agama tentang Indeks Zakat Nasional. Jakarta: Kementerian Agama.

Nasution, M. E., & Lubis, K. R. (2020). Aspek yuridis sanksi dalam pengelolaan zakat di Indonesia: Studi perbandingan dengan sanksi perpajakan. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 150-165.

Nurhasanah, I., & Huda, N. (2023). Kebijakan sinergi zakat dan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan: Analisis regulasi dan implementasi. Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 16(2), 110-125.

O’Donnell, G. (1998). Horizontal accountability. Journal of Democracy, 9(3), 112-126.

Outlook Zakat Indonesia 2023 (2022). https://www.puskasbaznas.com/publications/books/1737-outlook-zakat-indonesi a-2023

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Jakarta: Sekretariat Negara.

Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kode Etik Amil .

Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Sertifikasi Amil Zakat.

Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat;

Qoyum, A., Widiastuti, T., & Nugroho, L. (2024). Pengawasan dan akuntabilitas lembaga amil zakat di era digital. Lembaga Kajian Filantropi.

Qoyum, A., Widiastuti, T., & Nugroho, L. (2024). Pengawasan dan akuntabilitas lembaga amil zakat di era digital. Lembaga Kajian Filantropi.

Ramadhan, A., & Khair, A. (2023). Tantangan profesionalisme amil zakat: Studi tentang kebutuhan pelatihan dan sertifikasi di Lembaga Amil Zakat. Jurnal Manajemen Keuangan Islam, 11(2), 90-105.

Saptati, R.D.I. (2025, 17 Maret). Zakat Pilar utama pengentasan kemiskinan. media Keuangan (Kementerian Keuangan RI).

Scott, W. R. (2014). Institutions and organizations: Ideas, interests, and identities (4th ed.). Sage Publications.

Siregar, R. (2022). Harmonisasi standar akuntansi dan pelaporan lembaga filantropi Islam: Tantangan integrasi ke dalam sistem finansial nasional. Jurnal Akuntansi Syariah, 5(2), 112-125.

Sudarsono, H., & Nurhasanah, I. (2022). Problematika data mustahik dan implikasinya terhadap efektivitas distribusi zakat di Indonesia. The Islamic Banking and Finance Journal, 9(2), 101-115.

Susilo, B., & Huda, N. (2022). Remunerasi amil dan dampaknya terhadap motivasi dan retensi karyawan di organisasi pengelola zakat. Ekonomi Islam Journal, 15(1), 45-60.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 TAHUN 2011 Tentang Pengelolaan Zakat

Wartono, T., Hidayat, R., & Aziz, M. (2024). Analisis peran stakeholder dalam kolaborasi program pemberdayaan zakat di Indonesia. Jurnal Filantropi Syariah, 7(3), 180-195.

Yusuf, M., & Syakirah, A (2023). Implikasi hukum zakat sebagai kewajiban non-pajak dalam sistem perundang-unangan Indonesia. A-Mashlahah Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 14(1), 89-104.

Downloads

Published

05-03-2026

How to Cite

Rochmawati, N. (2026). Addressing Zakat Fragmentation: KMA Priorities for Mandatory Amil Certification for Program Effectiveness. AMUYA: INDONESIAN JOURNAL OF MANAGEMENT REVIEWS, 2(1), 265–286. https://doi.org/10.61860/amuya.v2i1.54